|
Surabaya (PD)
Tim Jawa Barat meraih juara umum Kejuaraan Nasional Pencak Silat 2010 di Surabaya yang berlangsung 15 - 19 Mei di GOR Kertajaya. Jabar mendulang 4 medali emas, 2 perak, dan 3 perunggu. Sementara tuan rumah Jawa Timur berada di peringkat kedua dengan 3 medali emas, 5 perak, dan 4 perunggu. Dan Bali di tempat ketiga dengan 3 emas, 1 perak, dan 4 perunggu.
Pada kejurnas kali ini sistem penilaian menggunakan komputerisasi. Sistem ini menggantikan pola lama yang manual. Ajang kejurnas di Surabaya memang sebagai ajang ujicoba. Bila ternyata hasilnya lebih baik dibandingkan sistem penilaian manual, kemungkinan besar sistem penilaian mengggunakan komputer ini akan dilakukan untuk kejuaraan-kejuaraan selanjutnya.
Jabar meraih medali emas melalui pesilat nomor tanding yakni Ollyn Sumendap di kelas A putri, Eko Yulianto (kelas F putra), Yudhi Purwandiono (kelas G putra), dan Eldiansyah Martha (kelas I putra).
Sementara pesilat Jatim yang menyumbang medali emas adalah Rudy Susanto (kelas A putra), M. Ichsan Nur Romadhon (kelas C putra) dan M. Habibullah (kelas J putra).
Sedangkan tim Bali merebut emas lewat Gusti Ngurah Arya (tunggal putra), I Made Dwi Surya/I Made Arisudana (ganda putri) dan Usman/I Made Alex Dwi Putra/Muhsin (regu putra).
Manajer Tim Pencak Silat Jatim, Supratomo mengaku tidak begitu kecewa dengan hasil sebagai peringkat kedua.
"Sebab pesilat yang kami turunkan kali ini adalah pesilat lapis kedua. Pesilat lapis pertama Jatim yang berjumlah lima orang kini dipanggil masuk Program Indonesia Emas untuk pertandingan tingkat internasional seperti SEA Games. Oleh karena itu ketika pesilat junior kami mampu meraih 3 emas, itu sudah bagus," kata Supratomo.
Di sisi lain Sekretaris Jenderal PB IPSI Erizal Chaniago menjelaskan peta kekuatan daerah pada kejurnas kali ini berimbang, bahkan telah muncul potensi baru dari sejumlah daerah.
"Banyak pesilat muda berbakat yang muncul dari berbagai daerah seperti Bali, Jatim, Sumatera Utara, dan Sulawesi Selatan. Saya berharap mereka terus mengasah kemampuannya di daerah masing-masing," tuturnya.
Dalam kejurnas kali ini ada belasan pesilat Perisai Diri yang ikut bertanding mewakili daerah mereka masing-masing. Dari seluruh pesilat PD itu ada 5 pesilat yang meraih medali emas, 2 perak, dan 4 perunggu.
Mereka yang meraih emas adalah Zumidar Oktina (Sumut), Bagaskoro Sulistyo W (Jateng), Rudy Susanto (Jatim), M Habibullah (Jatim), Agat Trisnawati (NTT). Peraih perak adalah Dita Amalia (Jatim), I Wayan Saputrawan (Bali). Peraih perunggu adalah Dinda Maulida (Jatim), Dinda Setyawati (Jatim), Giant Ristanti A (Jatim), dan Khaeruddin (Kaltim).
(***)
Perolehan medali lengkap (emas, perak, perunggu) 1. Jawa Barat 4 2 4 2. Jawa Timur 3 5 4 3. Bali 3 1 4 4. Jawa Tengah 2 3 0 5. DKI Jakarta 2 1 1 6. Nusa Tenggara Barat 2 1 1 7. Sumatera Utara 1 1 1 8. Sumatera Selatan 1 1 1 9. Sumatera Barat 1 0 4 10. Nusa Tenggara Timur 1 0 0 11. D.I. Yogyakarta 1 0 0
|